filosofi bubur kacang hijau

Sedangkanuntuk sari kacang hijau berbahan dasar dari kacang hijau, gula, jahe, creamer dan air. Untuk harganya cukup terjangkau. Kunyit asam, kemasan 350 ml Rp 7.000 , kemasan 1liter Rp 18 ribu. Untuk sari kacang hijau, kemasan 1 liter Rp 30 ribu, 500 ml Rp 15 ribu, 250 ml Rp 8.000. Beras kencur 350 ml Rp 7.000, kemasan 1 liter Rp 22 ribu. Buburkacang hijau, atau sering disingkat burjo, adalah bubur manis Indonesia (variannya juga banyak ditemui Asia Tenggara) yang terbuat dari kacang hijau (kacang hijau), santan, dan gula aren atau gula tebu.Kacang dimasak dengan direbus sampai lunak, kemudian ditambahkan gula dan santan. Namanya berbeda-beda di berbagai daerah di Indonesia, di daerah Jawa lebih banyak disebut bubur kacang ijo Bahanutama bubur kacang hijau kental. • 600 mililiter santan kelapa kental. • 400 gram kacang hijau. • 600 gram gula/gula merah. • 3 lembar daun pandan. • 1,5 sendok teh garam dapur. • 3,5 liter air bersih. 2. Bahan utama bubur ketan hitam. Salahsatu keunikan yang bisa dilihat dari masakan istana adalah kaya-nya filosofi tentang makanan tersebut. Baik dalam pemilihan warna makanan, rasa, efek terhadap tubuh, dan bahkan efek spiritualitas. "eungsikdongwon" pemahaman bahwa makanan dan obat adalah satu kesatuan sudah mendarah daging bagi masyarakat korea juga diterapkan secara Selainbubur ayam, kamu bisa menyantap bubur kacang hijau sebagai menu sarapan, lho. Bubur lembut dengan rasa gurih dan manis ini makin enak dinikmati selagi hangat. Cocok dijadikan menu sarapan keluarga, membuat bubur kacang hijau gak sulit, kok. Buktikan sendiri melalui resep bubur kacang hijau berikut ini. 1. Bahan membuat bubur kacang hijau. Ich Möchte Eine Nette Frau Kennenlernen. Solo - Bubur kacang hijau merupakan salah satu makanan yang tak lekang digerus oleh zaman. Buat kamu yang gemar menyantap camilan ini di warung atau restoran, berikut cara membuat bubur kacang hijau sendiri di rumah, lengkap dengan dari detikFood yang diakses detikJateng pada Senin 5/12/2022, berikut resep bubur kacang gram kacang hijau kupas1,5 liter air5 sendok makan gula pasir1 lembar daun pandan dipotong-potong2 sentimeter jahe dimemarkan3 sendok makan tepung kanji, larutkan dengan sedikit Saus Santan Bubur Kacang Hijau250 mililiter santan kental1/2 sendok teh garam1 lembar pandan Membuat Bubur Kacang Hijau1. Bilas biji kacang hijau dengan air lalu Didihkan air bersama daun pandan dan jahe, lalu masukkan kacang Masak hingga mendidih lagi, kemudian masukkan gula Rebus dengan api kecil hingga kacang hijau Tuangkan larutan tepung kanji dan aduk hingga Memasak saus santannya, rebus ketiga bahannya hingga mendidih lalu Selesai. Sajikan bubur kacang hijau kupas dengan saus santan. Tips Membuat Bubur Kacang Hijau1. Pilih biji kacang hijau kupas yang utuh. Pilih yang warnanya kuning agak tua, itu menandakan kacang hijau sudah cukup Jika ingin waktu merebus kacang hijaunya lebih singkat, rendam kacang hijau dalam air dingin selama sejam sebelum bubur kacang hijau sendiri di rumah membutuhkan waktu sekitar 60 menit. Selain disajikan dalam kondisi hangat, bubur kacang hijau ini bisa juga disuguhkan dalam kondisi dingin dengan ditambahkan es secukupnya. Simak Video "Ganjar Ingatkan Bahaya Hoaks Saat Hadiri Haul KH Dalhar Watucongol" [GambasVideo 20detik] dil/rih Bubur kacang hijau, often abbreviated as burjo, is a traditional porridge made from mung beans, palm sugar and coconut milk. It’s deliciously sweet and packed with a lot of nutrients. Children and adults love this dish, and this dish contributes to the community, too! Burjo is often distributed in POSYANDU Pos Pelayanan Terpadu, a monthly clinic that provides vaccinations and nutritional supplements to children and pregnant women, to help nourish children. Among Indonesians, bubur kacang hijau is a popular snack. Hawkers peddle it on food carts, and it is also available at permanent warung tenda food tent stalls that sell roti bakar grilled bread. People usually enjoy it in the evening with family or friends, but they also have it for breakfast and anytime during the day. Just like any other Indonesian dish, burjo is enjoyed wherever and whenever we feel like it. Sambals & Sauces e-Cookbook Sign up for our newsletter and receive our Sambals & Sauces recipe e-book for free in your inbox. It includes recipes that are not yet online! This porridge can be served either warm or cold. When served cold, ice is added and it is called es kacang hijau or kacang hijau with ice. Es kacang hijau is refreshingly great on a hot day. Sometimes people make a very thin, watery burjo, then portion it into small plastic bags, tie each with a rubber band, and freeze them to make popsicles. It’s delightful for children as it is sweet, fun and yet healthier than other popsicles, which are made from syrup. When taken warm, this dish is often served with additional toppings such as black glutinous rice, durian, jackfruit, etc., meant to complement the flavour of the Always choose new beans when cooking this dish to get the best results. Soak the beans before cooking to reduce the cooking time. Some people like their porridge thinner and some prefer it thicker. To thicken the porridge, add a little bit of rice flour. I personally like this porridge a little bit thick and I really love eating it piping hot during a cold, rainy day. After a bowl of this sweet, creamy and gingery mung bean porridge, I am always ready to brace even the worst weather Print Description This delicious dessert porridge, made of coconut milk and mung beans, is an addictive yet healthy sweet snack full of nutritional 250 mung beans 150 gr palm sugar 2 pandan leaves, knotted 4 cm ginger, peeled, sliced 1 tbsp sugar Pinch of salt 1 lt water 2 tsp rice flour optional 150 ml coconut milk Cook Mode Prevent your screen from going dark Wash the mung beans thoroughly and then soak for 1 hour. Boil the palm sugar with 200 ml water out of the 1 litre until it’s completely dissolved. Set aside. Put the mung beans in a cooking pot, add the remaining water, pandan leaves and ginger. Cook the mung bean over medium high heat. When the soup boils, lower the heat to medium low. Sieve the palm sugar syrup and add it to the soup. Add sugar and salt. Cook for about 1 hour or until the mung bean is tender. Add more hot water if necessary. Dilute the rice flour with 2 tbsp of water, and then slowly add it to the porridge. Stir gently. Add the coconut milk, and cook for another 5 minutes. Turn off the heat. The mung bean porridge is ready to serve. Keywords Non-spicy, Vegan, Common ingredients, ginger Pada ulasan kali ini, saya akan menjelaskan tentang resep bubur kacang hijau tanpa santan dan cara pembuatannya. Siapa yang tidak kenal dengan bubur kacang hijau? Makanan yang satu ini sering kita jumpai di pinggir-pinggir jalan. Bubur kacang hijau yaitu makanan khas Nusantara yang terbuat dari kacang hijau yang dimasak dengan air dan gula aren bersama seikat daun pandan. Bahan-bahan tersebut dimasak hingga mendidih sampai kacang hijau menjadi lunak. Lalu disajikan dengan tambahan santan. Dalam versi yang lain, beberapa orang menambahkan tepung tapioka atau tepung kanji ke dalam bubur. Makanan yang satu ini bisa dimakan ketika masih hangat maupun dingin dengan cara memasukkan es batu ke dalamnya. bubur kacang hijau adalah bubur yang berasal dari daerah Madura dengan kacang hijau sebagai bahan utamanya, di campur dengan santan dan gula merah serta biasanya menggunakan daun pandan sebagai penambah aroma dari bubur kacang hijau itu sendiri. Kacang hijau merupakan palawija yang sangat terkenal di daerah tropis. Biji dari kacang hijau merupakan bagian yang sangat bernilai ekonomi. Dimana biasanya orang menjadikan biji kacang hijau sebagai bubur yang di sebut dengan bubur kacang hijau, selain itu biji kacang hijau juga biasa digunakan sebagai isi dari jajanan bakpia atau onde onde. Sedangkan untuk kecambah kacang hijau bisa di jadikan sayur yaitu tauge, tidak cuma itu, kacang hijau juga bisa di olah menjadi tepung untuk kemudian di buat mie atau yang biasa di kenal dengan nama mie soun. Bahan-bahan Kacang hijau 250 g Tepung Maizena 1 sdm Daun pandan 2 lembar Jahe 1 cm, memarkan Gula pasir 2 sdm Garam sdt Susu kental manis vanila 5 sdm Air 1 L Langkah-Langkah Resep Bubur Kacang Hijau Tanpa Santan Rendam kacang hijau selama 2 jam. Rebus kacang hijau dengan 1 L air. Masukkan jahe yang telah dimemarkan, daun pandan, gula pasir, serta garam. Aduk hingga rata. Larutkan tepung maizena dengan 2 sdm air lalu masukkan ke dalam rebusan kacang hijau. Masukkan susu kental manis ke dalam rebusan kacang hijau lalu aduk hingga rata. Aduk sampai mendidih. Bubur kacang hijau tanpa santan siap disajikan ketika masih hangat. Filosofi Bubur Kacang Hijau Ibaratnya, Santan itu lautan globalisasi, Kacang hijau itu kita, sementara Ketannya adalah barisan orang-orang yang mendukung kita. Meski Lautan Globalisasi membanjiri kita, citra rasa kita/pendirian kita harus tetap kita pegang teguh, dan orang-orang yang mendukung kita ketan selalu menolong kita. Oleh karena itu, untuk menciptakan bubur kacang hijau yang lezat, walau santannya agak sedikit banyak daripada kacang hijau, citra rasa dari kacang hijau harus sangat kuat. Manfaat Kacang Hijau Untuk Kesehatan 1. Menurunkan kadar kolesterol jahat dan tekanan darah Manfaat kacang hijau yang bisa didapatkan yaitu menurunkan kadar kolesterol jahat. Selain itu, karena kacang hijau mengandung serat yang tinggi, kacang hijau juga bermanfaat untuk menjaga fungsi usus, memperlancar proses pencernaan, dan menurunkan tekanan darah tinggi. Dalam 100 gram kacang hijau setidaknya terdapat 347 kilo kalori serta 1,15 gram lemak. Dengan kandungan lemak yang tergolong rendah, konsumsi kacang hijau secara teratur bisa membantu penderita kolesterol untuk menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh secara alami. 2. Meningkatkan kepadatan tulang Manfaat kacang hijau selanjutnya adalah menjaga kesehatan tulang. Kandungan magnesium pada kacang hijau dipercaya dapat menurunkan risiko penyakit osteoporosis, pascamenopause pada wanita dan dapat meningkatkan kepadatan tulang serta pembentukan sel-sel tulang. Perlu diketahui, dalam 100 gram kacang hijau setidaknya terdapat 189 miligram magnesium. Jumlah ini cukup untuk mencegah tubuh kekurangan magnesium. Ketika Anda mengonsumsi magnesium dalam jumlah cukup, maka risiko osteoporosis akan berkurang. 3. Baik untuk penderita diabetes Selain menurunkan risiko penyakit osteoporosis dan meningkatkan kepadatan tulang, manfaat bubur kacang hijau selanjutnya yaitu baik dikonsumsi oleh penderita diabetes. Semua ini berkat kandungan magnesium pada kacang hijau. Tidak hanya itu, khasiat kacang hijau lainnya yaitu bagus untuk kesehatan jantung serta menurunkan gejala sindrom pramenstruasi. Karena dalam kacang hijau mempunyai kadar indeks glikemik yang rendah, kacang hijau adalah makanan yang baik dikonsumsi oleh penderita diabetes. Karena itu manfaat kacang hijau juga sekaligus dapat menurunkan kadar gula dalam darah. 4. Menjaga sistem kekebalan tubuh Kacang hijau juga memiliki kandungan protein sebesar 3,16 gram per cangkir. Kandungan proteinnya yang cukup tinggi ini membuat kacang hijau menjadi salah satu makanan alternatif untuk Anda yang tidak suka mengonsumsi daging. Selain itu, kandungan lemak serta kolesterol jahat pada kacang hijau jauh lebih rendah daripada daging. Protein sangat penting dalam menjaga sistem kekebalan tubuh dan menunjang keberadaan setiap sel tubuh, kekurangan protein dapat menyebabkan kerontokan rambut, penyakit kwashiorkor bahkan busung lapar. 5. Membantu menjaga kesehatan kulit dan rambut Kandungan protein dan zat seng dalam kacang hijau bisa membantu menjaga kesehatan kuku dan rambut. Selain itu, manfaat kacang hijau juga bisa membantu memudakan kulit berkat kandungan phytoestrogen yang membantu memproduksi kolagen dan menjaga kulit tetap elastis, lembut, serta mencegah penuaan dini. Nah begitulah ulasan tentang resep bubur kacang hijau tanpa santan yang bisa dibuat dirumah. Selamat mencoba resep-resep dari saya, semoga bermanfaat dan tunggu ulasan-ulasan berikutnya. Bubur suro bukanlah sesajen yang bersifat animistik, namun lebih dari itu memiliki banyak makna di dalamnya. Bagi umat Muslim, terutama yang tinggal di pulau Jawa, tahun baru Islam merupakan salah satu hari yang istimewa dan penuh makna. Dirayakan setiap tanggal 1 Muharram dalam kalender Hijriyah, tahun baru Islam di beberapa daerah akan dimeriahkan dengan berbagai prosesi adat, mulai dari ruwatan, melaksanakan tirakatan, hingga kirab budaya. Sebab, tahun baru Islam memang bertepatan dengan datangnya hari pertama bulan Suro dalam kalender Jawa. Tanggal 1 Suro atau 1 Muharram dalam tarikh Islam atau 1 Asyura diperingati oleh masyarakat Jawa dengan cara khas dan dilaksanakan secara turun-temurun selama berabad-abad. Seperti halnya dalam tradisi dan budaya yang lain, setiap ritual pelintasan rites of passage selalu diiringi dengan elemen kuliner sebagai lambang. Masyarakat Jawa menghadirkan bubur suran atau bubur suro pada malam menjelang datangnya 1 Suro. Dalam konsep Jawa, setelah lewat pukul empat petang dianggap sudah memasuki hari baru. Bubur suro bukanlah sesajen yang bersifat animistik. Foto Cookpad Bubur suro dibuat dari beras, santan, garam, jahe, dan sereh. Rasanya gurih dengan nuansa asin-pedas yang tipis. Di atas bubur suro ditaburi serpihan jeruk bali dan bulir-bulir buah delima, serta tujuh jenis kacang, yaitu kacang tanah, kacang mede, kacang hijau, kedelai, kacang merah, kacang tholo, dan kacang bogor yang sebagian digoreng, sebagian direbus. Tak lupa juga beberapa iris ketimun dan beberapa lembar daun kemangi. Bubur Suro memang tak hanya berfungsi sebagai pengganjal lapar, namun terdapat banyak makna dan doa dalam sepiring bubur tradisional Jawa tersebut. Bubur suro merupakan pengejawantahan rasa syukur manusia atas keselamatan yang selama ini diberikan oleh Allah SWT. Namun di balik itu, bubur suro Jawa selain simbol dari keselamatan, juga pengabadian atas kemenangan Nabi Musa as, dan hancurnya bala Fir’aun. Oleh karena itu barang siapa berpuasa dihari asyura’ seperti berpuasa selama satu tahun penuh, karena puasa di hari asyura’ seperti puasanya para Nabi. Intinya hari syura’ adalah hari istimewa. Banyak keistimewaan yang diberikan oleh Allah pada hari ini, di antaranya adalah pelipat gandaan pahala bagi yang melaksanakan ibadah pada hari itu. Hari ini adalah hari kasih sayang, dianjurkan oleh semua muslim untuk melaksanakan kebaikan, menambah pundi-pundi pahala dengan bersilaturrahim, beribadah, dan banyak sedekah terutama bersedekah kepada anak yatim-piatu. Bubur suro, baik yang dituangkan oleh Nabi Nuh as. maupun yang dimasak oleh para nenek moyang bukanlah satu-satunya bentuk sedekah yang harus dilaksanakan pada bulan Muharam. Bubur suro hanyalah perlambang bahwa bulan Muharram, awal tahun baru Hijrah merupakan momentum untuk memperkokoh persaudaraan. Karena sejatinya bubur suro yang telah dimasak tak mungkin disembunyikan, pastilah untuk dihidangkan. Ada baiknya hidangan itu dibagikan kepada tetangga dan sanak keluarga. Sebagai tanda syukur atas segala nikmat yang diberikan-Nya. Nikmat umur terutama. Jika demikian logikanya, maka bubur itu bisa diganti dengan parcel berisi buah-buahan, atau serantang maknan, atau beberapa tusuk sate maupun iga bakar. Karena subtansinya adalah bersilaturrahmi membagi rasa sukur kepada sesama. Sebelumnya maaf ya gan, numpang lapak buat ngegalau hehe.. ini kisah true story ane yang baru aja ane posting di blog ane. semoga agan-agan pada suka ama ceritanya Sewaktu cinta datang, percayalah kita tidak bisa memilih siapa yang hendak menjadi tuan dari rasa itu. Saat ku coba menulis ini tentangmu dan semua yang pernah dilalui kita bersama, herannya aku seperti sulit menemukan kata-kata. Aku yang biasa menyihir orang dengan kata, kali ini justru membisu tanpa pengecualian. Menulis ini membuatku harus melihat berbagai karya dari penulis ternama, mencoba mendapatkan rasa dari setiap perkataan. Kali ini aku lemah tak berdaya. Kuakui senyummu yang begitu mudah memperdayaku sejak pertama kali aku melihatanya, berawal dari aku yang mencoba mendekatkanmu dengan temanku. Hingga akhirnya aku yang mulai menaruh hati padamu. Namun tak sesingkat itu, mulanya kau mencintaku tapi aku belum. Sempat ku katakan kepadamu bukan mungkin nanti sore aku akan mencintaimu seperti yang ada pada film dilan. Tapi tunggulah aku, aku belum sembuh dengan luka lama. Kesabaranmu pun membuahkan hasil, cinta yang terbangun berdasarkan Filosofi Kacang Hijau miliku. Seperti biji kacang hijau yang menjadi bahan pelajaran waktu sekolah dasar , aku mencoba melemparkan pernyataan itu kepadamu. "Lu percaya cinta ga sih? hem... Gua sih baru terluka loh, dan gua ga bisa lupain itu semua dengan cepat" "Percaya kok...," terlihat senyum merah dipipimu. Meskipun sedikit redup lampu ditempat itu aku mengingatnya jelas. "Tapi..," Jawabku dengan cepat. Seketika pernyataan itu tak dapat dilanjutkan, tidak mungkin terucap dari mulut bahwa aku masih mencintai orang lain. "Tapi apa?" Jawabnya penuh harapan terlihat dari matanya yang terlapis oleh kaca. "Menurut lu apa cinta dapat tumbuh dengan sendirinya, kaya kacang hijau yang kita pakai waktu praktek di sekolah dasar, tanpa pupuk, tanpa memerlukan berbagai keahlian. Cukup memberikan kapas yang sudah direndam air aja dibawahnya dan nunggu dia tumbuh?" "Gua Percaya!" dengan mengangukan kepala tanda ia benar yakin dengan perkataannya. Tanpa arahan, saat itu juga terucap dari mulut ini "Mau ga lu jadi orang yang ngisi hari-hari gua yang sekarang lagi ga berwarna, jadi temen sekaligus penyemagat gua setiap hari, bulan kalo bisa tiap tahun." Setika suasanya disekitar terlihat sunyi, diam, senyap, darah yang tadinya berada di ujung kaki sekarang berada pada puncaknya. Dalam hati berkata mengapa kau hanya diam? Apa aku terlalu cepat? Atau hanya perasaanku bahwa kau mencintaiku. Tapi biarlah aku juga masih terbayang dengan masa lalu, pikiranku mulai tidak beres. "Kenapa diem? Terus senyum kek gitu? Biasanya kalo cewe diem itu tandanya iya" Tanyaku sembari memegang tangannya. "Iya gua mau..," jawabnya sedikit kuperhatikan wajahnya memerah saat itu. Hari itu kita resmi menjalalin hubungannya, anak kelas 10 dari kelas sebelah yang pintar dan ceria. Memiliki senyum yang mendalam dan juga kawat gigi yang menjadi nilai tersendiri dihati. Meskipun hubungan yang aku bangun melukai seseorang, tapi aku yakin yang buruk sengaja Tuhan ambil agar yang baik mempunyai kesempatan untuk hadir. Setelah hari itu, dunia berubah hari yang biasa terpakai untuk mengingat sang mantan yang begitu kucintai hilang menjadi bagaimana mencintainya dengan setulus hati. Kata orang, jangan mencoba membuka hati kepada orang lain jika kita belum siap. Nasi sudah menjadi bubur cinta memang tak bisa dipaksa. Aku mengakui awalnya dia tak pernah menjadi ratu di hati, justru orang yang masuk ke duniaku sebelum dialah yang menjadi pemilik hati. Seorang penulis ternama mengatakan kenapa tisue bermanfaat? Karena cinta tak pernah kemarau. Seringku dengar kau menangis karena hal gila yang ku lakukan, seperti memberikan kabar kepada sang mantan, atau tetap berkomunikasi dengannya. Itu melukaimu aku tau, tapi saat itu cintamu tak terbalaskan. Untuk itu maafkan aku. Selang beberapa bulan aku mulai sadar diulang tahun pertamaku ketika memasuki putih abu-abu aku mengundang semua orang yang kuanggap sebagai orang spesial. Teganya ku undang seseorang dari kisah silam untuk datang dan ikut merayakan hari spesial, hanya saja tetap diri ini berada disampingmu mencoba memberikan keyakinan bahwa kau adalah yang sekarang dia adalah masa lalu. Itu salah satu kesalahan yang pernah aku lakukan kepadamu, mungkin sudah saatnya sekarang kau yang memberikan sakit itu kepadaku. Membalas semua kebodohanku dimasa lalu, tapi apakah seseorang yang bersungguh dalam hatinya tidak juga dapat dimaafkan? Bukankah Tuhan saja maha pemberi maaf. Setelah banyak kisah lainya yang tak dapat terlontarkan oleh kata maupun lisan, tiba saat kita berpisah bukan aku ataupun engkau yang menjadi pemegang kendali namun keadaan. Kenyataan hidup terpaksa membuatku melangkah jauh dari tanah kelahiran. Seharusnya aku bisa menolaknya, namun aku tak mungkin mengecewakan kedua orang yang telah membesarkanku. Jikalau aku terlahir dari keluarga serba ada aku rasa kisah ini akan berbeda. 2,5 tahun lebih lamanya mencoba mengisi lembar kosong dengan cerita yang berisikan tentang kita, ya aku dan kau sekarang harus terpisah. Sulit tapi aku yakin segala sesuatu yang melawati proses yang sulit akan berakhir indah. Sepeninggalan aku ketanah rantau hubungan kita baik, bahkan banyak orang yang memuji kesabaranmu juga menyanjung kesetianku. Jauh sekali kata berpisah sepertinya saat itu jarak bukan halangan dari cinta suci yang dibangun dengan tulus. Apa yang dikatakan orang tua selalu benar tidak semua orang yang merantau akan membawa hasil yang memuaskan, selama 9 bulan aku pergi hasil yang kuharapkan tidak sesuai dengan pekerjaanku. Kisah Akhir Dipenghujung Pelangi menjadi bukti pahit manisnya kisah perantauanku, pahit karena tidak berhasil manis karena kau yang tetap setia dengan cintamu. Manusia boleh berencana tapi Tuhan yang berkehendak mungkin itu benar, taukah engkau aku berada diposisi tersulit? "Mendapat tempat disetiap kisahmu atau pergi mengisi persedian dapur keluarga." Terdengar seperti akulah orang yang patut dikasihani, namun sedikitpun tak terlintas ada rasa ingin dikasihani. Hanya saja ketika semua beban terasa berat dan mendapatimu dengan bersemangat mendukung ada setetes tirta bening melompat membasahi pipi. Aku mengerti saat cinta terpisahkan oleh jarak 2 hal terpenting ini aku sadari, pria harus bisa menahan segala nafsu dan setianya. Tapi untuk wanita harus bisa menahan rasa kesepian. Seketika mengiyakan kata-kata waktu SMK yang tak penting, lebih baik diapelin dari pada dianggurin. Dan yang dicinta akan kalah dengan yang selalu ada. Itu sifat kelemahan wanita sulit bertahan dengan kesepian, jika mereka bermain dengan hati hal ini bertolak belakang dengan pria mereka menggunakan logika dan harus bertahan dengan hawa nafsu. Lalu siapa yang mendapat cacat dalam kisah ini? Aku? Engkau? Kepergianku? Atau Kesetiamu? Mungkin perkataanmu saat itu benar, "Aku percaya ketika kau memang jodohku, Tuhan akan mempertemukan kita dengan caranya." Tapi Ingat jangan menyalahkan Tuhan atas semua ini, karena sejatinya Tuhan hanya mempertemukan bukan menyatukan. Bagaimana kisah selanjutnya itu berada pada kenyakinan kita sendiri. Tanpa ikatan semua itu akan terasa lebih sulit, sulit mengabaikan perhatian dari orang lain, sulit juga menolak tamu yang datang pada hati ini. Hal tersebut berlaku untuk kita. Menjauhimu adalah caraku mencintaimu dalam diam, dan diamku adalah cara mencintaimu dalam doa. Sebenarnya sudah dari jauh-jauh sekali aku mempersiapkan akan datangnya hari ini, hari dimana kau dan aku sudah tak saling memberikan kabar, tidak ada lagi suara telefon yang menemani hingga tidur hingga tak ada lagi aku namaku dalam hatimu. Namun rasanya persiapan itu tak cukup matang sepertinya tak akan pernah matang. Siapa yang akan senang dengan sebuah kata perpisahan? Lepaskanlah. Maka esok lusa, jika dia adalah cinta sejatimu, dia pasti akan kembali dengan cara mengagumkan. Ada saja takdir hebat yang tercipta untuk kita. Jika dia tidak kembali, maka sederhana jadinya, itu bukan cinta sejatimu. Dan saat ini aku akan mencoba terbiasa sendiri tanpa ada yang mencoba mencubit pipiku dan mengatakan "Pipinya bawa pulang boleh ?". Apa yang dibenci saat bersama, suatu saat bisa menjadi hal yang paling diinginkan. Contoh kecil pijitan pada lengan yang membuat risih saat itu entah rasa apa yang didapat, namun waktu berlalu dan ketika tak sengaja meremasnya sendiri itu mengingatkan pada seseorang yang dulu sering melakukannya dengan senyum yang sukar ditolak hati. Hal sepele , tapi dapat berarti ketika sudah tiada. Begitulah kita sebagai manusia, ketika memiliki sesuatu menghargai saja tidak. Tapi ketika sudah kehilangan barulah rasanya ingin memutar waktu. Terlambat adalah kata penyesalan yang teramat pahit. Katanya kita sebagai manusia jangan seperti "kacang lupa kulitnya." Itu benar, belajarlah juga dari kacang terlebih kacang hijau. Mereka kuat tumbuh tanpa adanya segala sesuatu yang mendukung. Menjadi sebuah sayur yang juga bermanfat bagi tumbuh dan memberikan kasiat lainnya. Sayangnya tidak ada istilah kacang lupa kulitnya bagi kacang hijau, ketika menjadi bubur kacang hijau bukakah kacang tersebut dimakan serta dimasak bersama dengan kulitnya? justru memberikan sensasi lebih dalam setiap kunyahan. Dalam eskrim yang ada rasa kacang hijau bisa kita lihat juga pasti si kulit yang setia menemani dan kacang yang tak lupa diri. Dan, "Aku tidak menyesal pernah mencintaimu , hanya saja terkadang diri ini menyesal tidak cukup hebat untuk mendampingimu , tidak cukup baik untuk kau pilih sebagai seseorang yang mampu menemanimu memperbaiki hidup." Jika ditanya kenapa dia pergi? Mungkin jawaban terbaik adalah karena aku selalu berdoa pada tuhan untuk diberikan yang terbaik dan MUNGKIN ! jawaban Tuhan belum jatuh pada namanya. Mungkin kepastian yang kau minta, tapi kepastian macam apa? Selalu berada dekat denganmu bukan sebuah kepastian itu sebuah kebutuhan. Harusnya artikel ini lebih panjang tapi entah kenapa sulit menemukan kata yang tepat, mungkin karena ini ditulis dengan perasaan yang tak karuan. Terlebih banyak yang lebih indah jika diingat dengan cara memejamkan mata. Bisa jadi teramat sakit, bisa jadi teramat indah sampai Elpin sulit menulisnya. Benarkan 070318? Sekian gan cerita dari ane, semoga pada suka ataupun ada respon dari agan-agan. Soalnya ane disaranin maen di forum kaskus ini sama salah satu user disini juga. Ane juga nulis seperti di Kompasiana. yang mau kunjungi blog ane boleh gan di Markas Cetar Note *admin ini salha post kata agan yang comment jadi ane bikin post baru ini tolong di delete aja *

filosofi bubur kacang hijau